Forum Perangkat Daerah Kominfo Makassar, Bahas Digitalisasi Pelayanan Publik
MAKASSAR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar menggelar Forum Perangkat Daerah dengan tema “Digitalisasi Pelayanan Publik”. Berlangsung di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, pada Selasa (18/3/2025).
Forum ini bertujuan menyusun rancangan awal Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kominfo untuk periode 2025-2030, dengan fokus pada transformasi digital dan pelayanan publik.
Selain itu, forum ini juga untuk mengidentifikasi isu strategis dan tantangan implementasi teknologi informasi, merumuskan kebijakan yang tepat, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam pengembangan ekosistem digital.
Mewakili Wali Kota Makassar, dalam sambutannya, Plt Kepala Dinas Kominfo, Mario Said, menjelaskan bahwa forum tersebut menjadi langkah strategis guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih inovatif dan efisien.
“Selain menyamakan persepsi dalam mendukung visi-misi Bapak Wali Kota, forum ini menjadi wadah strategis untuk kita menyusun arah kebijakan dan program prioritas yang berbasis data dan kebutuhan nyata masyarakat,” jelasnya.
“Salah satu isu utama yang dibahas adalah pengembangan Makassar Super Apps, yang direncanakan untuk mempercepat digitalisasi pelayanan publik. Ini diharapkan mempermudah akses masyarakat ke layanan pemerintah secara terintegrasi,” tambahnya.
Mario Said pun berharap, pertemuan ini dapat membahas secara mendalam berbagai tantangan dan peluang penguatan infrastruktur digital.
Ia menilai, pemerintah dan seluruh pihak terkait perlu memastikan bahwa teknologi yang diterapkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mempercepat proses birokrasi, serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan publik.
“Forum ini diharapkan menghasilkan kebijakan yang tidak hanya visioner, tetapi juga dapat diterapkan di lapangan dan betul-betul ada masukan yang konstruktif bagi kami. Karena yang paling penting, bagaimana kita memberikan layanan kepada masyarakat,” tuturnya.
Diketahui, pertemuan ini juga membahas isu strategis lainnya, seperti penguatan infrastruktur TIK, keamanan data, pengembangan Smart City, serta peningkatan literasi digital dan kesiapan SDM untuk mendukung transformasi digital yang efisien dan aman.